Senin, 01 Desember 2008

Katanya Cinta, Kok Selingkuh Juga



Coba, deh, tanya kepada mereka yang berselingkuh, apakah masih cinta sama pasangannya? Banyak, lo, yang ngakunya masih cinta. Aneh, ya? Katanya cinta, tapi, kok, berselingkuh.

"Habis, istriku nggak bisa diajak 'gaul'. Diajak happy-happy ke kafe atau diskotik aja, enggak mau. Alasannya banyak, yang buang-buang uanglah, kasihan sama anak-anaklah, ngantuklah. Padahal aku, kan, perlu bergaul. Otomatis, lama-lama akhirnya aku jadi nggak nyambung, dong, kalau ngomong sama istri," tutur Soni, sebut saja begitu, pengusaha muda dengan dua anak lelaki usia 5 dan 3 tahun.

Ada pula yang beralasan karena merasa terjajah oleh sikap istri yang dianggap kelewat cerewet dan judes. Bahkan, tak sedikit yang alasannya karena kebablasan sehingga perlu dimaklumi. "Ya, enggak bisa, dong! Dia sendiri, kok, yang memilih bentuk kehidupan semacam itu. Kalau kebablasan, kan, lebih karena ketidaksengajaan," kata Zainoel B. Biran. Bukankah setiap orang harus bisa mengontrol diri dan perilakunya, termasuk mempertimbangkan risiko perbuatannya?

Mengenai kekurangan istri, "ah, itu, sih, cuma alasan yang dicari-cari. Memangnya kalau tak menemukan kekurangan istri lantas si pria enggak punya alasan maupun peluang untuk berselingkuh? Enggak juga, kan?" lanjut Bang Noel, panggilan akrab psikolog sosial dari Fakultas Psikologi UI ini.

Melanggar Komitmen
Merujuk pengalaman Bang Noel menangani klien, ketertarikan fisik menempati urutan pertama dari beragam masalah yang dikemukakan sebagai alasan. Tak heran bila yang dijadikan "sasaran" sebagai WIL biasanya wanita muda usia dengan fisik lebih menarik daripada istri. Tapi banyak juga yang mengedepankan hambatan psikis sebagai alasan berselingkuh. Misal, rasa rendah diri karena istri lebih pintar atau lebih kaya hingga yang bersangkutan merasa tak dihargai.

Disamping, anggapan dalam masyarakat yang salah kaprah, juga ikut memperbesar peluang orang berselingkuh. Sebagai contoh, pria tak pernah dipersoalkan keperjakaannya saat menikah. "Belum lagi tuntutan bahwa pria harus selalu kelihatan jantan. Makanya, begitu mengalami ketidakpuasan seks atau lainnya, pria segera mencari kemungkinan baru." Bahkan, berdasarkan pemikiran analistik, pria ternyata memang lebih membutuhkan variasi saat menghadapi kebosanan atau objek lain yang lebih menarik, termasuk dalam urusan ranjang!

Pokoknya, ada aja alasan yang diberikan oleh para peselingkuh, termasuk ingin cari variasi. Itulah mengapa, Bang Noel amat meragukan kadar cintanya. "Kalau memang tetap cinta pada anak-istri, harus dipertanyakan cinta model apa?" ujarnya. Karena dalam perkawinan yang harmonis, tuturnya, minimal harus ada 3 aspek pokok yang saling berkaitan, yakni passion atau gairah, intimacy atau keakraban, dan komitmen berupa norma-norma sosial serta agama. "Nah, jika dia berselingkuh, kan, berarti dia melanggar tiga aspek tersebut, termasuk komitmen terhadap Yang Di Atas seperti yang disebut-sebut dalam janji nikah," tandasnya.

Tak Perlu Merengek
Meledak marah atau sebaliknya bersikap diam seribu bahasa, jelas tak akan memecahkan masalah. Apalagi kalau Anda malah memilih balas dendam sebagai jalan pintas, "Huh, memangnya cuma dia yang bisa nyeleweng! Aku masih menarik dan bisa juga, kok!" Kalau ini yang terjadi, "Ya, kacau, dong!" tukas Bang Noel seraya melanjutkan, "Siapa nanti yang mau peduli dan mengurusi anak-anak?" Menurutnya, istri model ini sebenarnya cuma menunggu kesempatan untuk mencari pembenaran diri. Soalnya, tak tertutup kemungkinan ia memang ingin atau boleh jadi sudah lama terlibat perselingkuhan serupa.

Jangan pula menyalahkan diri sendiri bila selama ini Anda memang sudah berusaha maksimal menjalankan peran Anda dalam keluarga. "Istri boleh saja sesaat merasa dikhianati dan dicampakkan, tapi jangan pernah menunjukkan sikap memelas hanya lantaran takut berpisah dengan suami." Apalagi sampai terkesan merengek minta dikasihani seolah mengatakan, "Jangan tinggalkan saya dan anak-anak, dong, Mas. Kalau Mas pergi, siapa yang menafkahi anak?" Bila hal-hal semacam ini Anda gunakan sebagai "senjata" untuk mengikatnya, justru akan membuatnya bersikap makin seenaknya. "Makanya, para istri sebaiknya tak pernah menggantungkan nasib pada suami atau siapapun," ujar Bang Noel.

Hal lain yang harus dihindari, jangan pernah membicarakan masalah perselingkuhan pasangan dengan keluarga besar kedua belah pihak. Bukan tak mungkin orang tua atau kerabat yang sejak awal sudah antipati pada pasangan akan memperkeruh keadaan atau bahkan menimbulkan masalah baru. "Tuh, dari dulu, kan, Mama udah bilang kalau dia laki-laki enggak bener! Sekarang terbukti, kan?" Nah, Anda juga yang disalahkan, bukan?

Komunikasi Personal

Yang terbaik, menurut Bang Noel, bicarakan dengan pasangan sampai tuntas. Bukankah ini masalah Anda berdua? Dalam pembicaraan itu, tanyakan, apa, sih, maunya? Lakukan introspeksi, apa sebetulnya yang menjadi bom waktu dalam perkawinan Anda. Benarkah kedekatan hati Anda berdua sudah begitu jauh hingga tak mungkin terjembatani lagi? Dengarkan pula keinginan maupun kekecewaannya yang selama ini mungkin terabaikan.

Jadi, kaji kembali perjalanan perkawinan Anda, apa yang salah dan bagaimana memperbaiki kesalahan tersebut. "Menjalani perkawinan memang membutuhkan landasan yang kokoh," ujar Bang Noel. Selain, menuntut kemampuan asertif dari kedua belah pihak tanpa terlalu banyak mengenakan topeng maupun bumbu-bumbu yang sebetulnya tak diperlukan. "Belajarlah bersikap apa adanya tanpa harus menyakiti pasangan."

Itu sebabnya, tandas Bang Noel, komunikasi personal merupakan keharusan yang perlu dibiasakan sejak awal perkawinan. "Dengan saling ber-sharing , frekuensi dan intesitas komunikasi semakin tinggi, sehingga suami-istri akan semakin akrab dan lebih mengerti kebutuhan pasangan. Dengan begitu, relasi di antara mereka kian kokoh."

Tentu saja, agar pembicaraan berlangsung sebagaimana yang diharapkan, kepala dan hati Anda harus dingin. Anda pun harus pandai mencari momen yang tepat dan jangan sekali-kali menggunakan prinsip kalah-menang karena Anda akan terpancing untuk meledak-ledak dan ngotot hanya agar suami kalah dengan mengakui perselingkuhannya. Sementara dalam diri suami akan semakin subur ketidaksukaannya pada Anda yang sejak awal mungkin menjadi pemicu perselingkuhannya.

Jika pembicaraan menemukan jalan buntu, saran Bang Noel, jangan ragu untuk mencari bantuan ahli yang bisa bersikap netral, bisa dipercaya kedua belah pihak, bijaksana, dan bisa menunjukkan jalan keluar terbaik dari kemelut rumah tangga Anda berdua.

Penulis : Julie/Th. Puspayanti

Anak Muda Pacaran, Hanya Lihat Sisi Senangnya Saja



Seorang psikolog dari Semarang menyatakan, rata-rata anak muda di Indonesia dalam berpacaran hanya melihat sisi kesenangannya saja, dan tidak melihat sisi lainnya.

"Di kalangan anak muda, rata-rata mereka berpacaran sering tidak melihat sisi lainnya, yang dilihat hanya kesenangan semata. Selain itu banyak anak muda ketika berpacaran sering termakan oleh kata cinta, padahal pacaran yang sehat itu tidak hanya berdasar pada cinta semata," kata dr. Hastaning Sakti, psikolog dari Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang di Semarang, Sabtu.

Hasta, begitu panggilan akrabnya, mengatakan hal tersebut saat menjadi pembicara dalam Road Show Diponegoro Care Centre (DCC) di kampus Psikologi Undip. Pada kesempatan ini Ia juga mengeluhkan dalam berpacaran anak muda saat ini sering menjurus pada hubungan seks di luar nikah yang berakibat pada kehamilan yang tidak diinginkan.

Selain itu, ia menambahkan, sebaiknya anak muda harus melihat dampak buruknya akibat melakukan hubungan seks bebas, seperti terjangkit HIV/AIDS, kehamilan, keguguran, dan dampak psikologi lainnya. "Jadi, kalau menilai pacar jangan hanya dari sisi baiknya saja, harus dilihat dari semua sisi, termasuk jangan melakukan hubungan hubungan seks di luar nikah," katanya mengingatkan.

"Saat ini banyak sekali kasus aborsi karena hamil di luar nikah. Hal ini, disebabkan karena hubungan pacaran yang tidak sehat," demikian Hasta. Road show yang diselenggarakan DCC ini juga mengangkat masalah kesehatan reproduksi serta kekerasan dalam pacaran.

Menurut Nuno, ketua panitia acara, kegiatan ini mengangkat masalah-masalah yang sering dihadapi oleh kalangan remaja seperti aborsi, kekerasan dalam pacaran, dan kehamilan yang tidak diinginkan, serta narkoba.

"Sebenarnya acara-acara sejenis sudah banyak diselenggarakan baik di sekolah, kampus, maupun masyarakat, tapi kami optimis acara ini akan berpengaruh besar bagi pesertanya karena dalam acara ini peserta diajak diskusi dan tukar pendapat," katanya.

Acara DCC di Fakultas Psikologi ini adalah putaran pertama dari keseluruhan acara yang rencananya juga diadakan di semua fakultas di Universitas Diponegoro. "Kami rencananya akan menggelar road show di semua fakultas di Undip, untuk kegiatan di luar bulan-bulan kemarin kami sudah mengadakan di Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Banten, dan Jawa Barat," kata Nuno.

Bawang Putih Tekan Hipertensi



CORBIS.COMBERMANFAAT: Bawang putih tidak hanya bisa menguatkan rasa masakan, juga mampu mengusir berbagai penyakit mulai dari hipertensi hingga insomnia.

JAKARTA-- Di Indonesia, bawang putih biasa digunakan sebagai bumbu masak. Padahal tumbuhan dengan nama Latih allium sativum yang termasuk genus afflum itu memiliki banyak manfaat kesehatan.

Dari umbi bawang putih per 100 gram mengandung 4,5 gram protein, 0,20 gram lemak, 23,10 gram hidrat arang, 0,22 miligram vitamin B1, 15 miligram vitamin C, 95 kalori, 134 miligram fosfor, 42 miligram zat besi dan 71 gram air.

Di samping itu dari beberapa penelitian umbi bawang putih mengandung zat aktif awcin, awn, enzim alinase, germanium, sativine, sinistrine, selenium, scordinin, nicotinic acid.

Bawang putih tumbuh secara berumpun dan berdiri tegak sampai setinggi 30-75 meter, mempunyai batang semu yang terbentuk dari pelepah-pelepah daun. Helaian daunnya mirip pita, berbentuk pipih dan memanjang. Akar bawang putih terdiri dari serabut-serabut kecil yang berjumlah banyak.

Setiap umbi bawang putih terdiri dari sejumlah anak bawang (siung) yang setiap siungnya terbungkus kulit tipis berwarna putih. Bawang putih yang semula merupakan tumbuhan daerah dataran tinggi, sekarang di Indonesia, jenis tertentu dibudidayakan di dataran rendah.

Bawang putih juga dikenal dengan beberapa nama seperi Garlic (Inggris), Bawang (Jawa), Bawang Bodas (Sunda), Bawang Handak (Lampung), Kasuna (Bali), Lasuna pute (Bugis), Bhabang pote (Madura); Bawa bodudo (Ternate), Kalfeo foleu (Timor).

Berdasarkan beberapa literatur, bawang putih berfungsi sebagai obat terhadap penyakit. Antara lain hipertensi, asma, batuk, masuk angin, sakit kepala hingga sulit tidur (insomnia) dan lain-lain. Berikut cara penggunaannya:

Hipertensi. Ambil 3 siung bawang putih. Kemudian ditumbuk halus dan diperas dengan air secukupnya. Saring. Minum secara teratur setiap hari. Atau, sebanyak 2 siung bawang putih dipanggang dengan api. Lalu dimakan setiap pagi selama 7 hari. Asma, batuk dan masuk angin. Siapkan 3 siung bawang putih, 1 sendok makan madu dan gula batu secukupnya. Kemudian bawang putih ditumbuk halus, kemudian dicampur bersama bahan lainnya sampai merata dan diperas/disaring. Minum ramuan itu setiap pagi sampai sembuh. Sakit kepala. Ambil bawang putih laluditumbuk halus. Kemudian kompres pada dahi. Sakit kuning, sesak nafas dan busung air. Sediakan satu umbi bawang putih, 1 potong gula batu sebesar telur ayam. Tumbuk halus umbi bawang putih, kemudian rebus bersama gula batu dengan tiga gelas air sampai mendidih. Aduk rata dan saring, minum dua kali sehari sebanyak dua sendok makan. Ambeien. Umbi bawang putih ditumbuk halus, kemudian diperas untuk diambil airnya. Oles di sekitar dubur setiap hari. Luka memar karena tikaman atau pukulan. Ambil bawang putih dan 1 sendok madu. Bawang putih ditumbuk halus, kemudian diberi 1 sendok madu dan dicampur sampai merata. Oleskan pada bagian yang luka. Luka kena benda tajam berkarat. Umbi bawang putih dibakar kemudian celupkan ke dalam minyak kelapa, lalu ditumbuh halus. Oleskan pada bagian yang luka. Mengusir cacing kremi dan cacing perut. Ambil beberapa siung bawang putih, dikupas dan dicuci bersih kemudian langsung dimakan. Sulit tidur (insomnia). Ambil beberapa siung bawang putih. Kupas dan cuci bersih. Makan langsung setiap saat sebelum tidur.

(berbagai sumber)